Untuk Kamu yang Merasa Belum Mapan


Home ยป ARTIKEL PRA-NIKAH ยป Untuk Kamu yang Merasa Belum Mapan

Kamu merasa belum mapan?

Tenangโ€ฆ!
Tidak hanya kamu yang mengalaminya.

Hal ini juga dialami oleh orang lainnya yang juga ingin menikah. Lucunya, meskipun mereka berpenghasilan besar hal ini tidak kunjung hilang. Benar.. mereka tetap merasa belum mapan.

Biasanya ini adalah problem yang paling banyak dialami oleh laki-laki saat ditanya untuk menikah.

Kalau kamu adalah salah satu orang yang sedang merasakannya kegelisahan ini, maka selamat kamu ada di tempat yang tepat. Semoga tulisan ini akan membantu memberikan sedikit referensi dan sudut pandang baru untuk mu.

Standar Mapan

Kamu perlu tahu bawha tidak ada yang namanya standar kemapanan. Setiap orang memiliki ukuran kemapanan masing-masing.
Ada yang merasa dengan penghasilan setara UMR sudah merasa cukup, ada yang harus setara 3x UMR daerahnya baru merasa cukup. Ada yang sudah punya rumah dulu, baru dikatakan mapan.

Hal ini tidak akan ada habisnya jika dibahas terus menerus. Justru malah akan berisiko mengurangi keberanian untuk menikah.

Lalu harus bagaimana?

Tentukan standar kemapanan kamu sendiri, bagaimana kondisi mapan yang kamu inginkan, kapan itu ingin dicapai dan apa saja faktor yang memengaruhi kemapanan kamu.

Kalau bisa, standar yang kamu buat jangan terlalu tinggi sehingga lebih memungkinkan untuk dicapai dalam waktu dekat.

Setelah semua sudah tertulis dengan jelas, maka tinggal membuat rencana mengenai apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapainya. Lakukanlah satu per satu rencana tersebut.

Bicarakan dengan Pasangan

Kembali di awal bahwa setiap orang memiliki standarnya sendiri. Alangkah baiknya jika kamu juga mengetahui standar yang diinginkan pasangan. Jika standar tersebut sesuai dengan kemampuan dan rencana yang kamu buat, maka hal itu bukan masalah.

Namun, apabila standar mapan keduanya terlampau jauh berbeda maka bicarakanlah. Cari jalan tengah agar kedua belah pihak tidak merasa terbebani dengan masalah ini.

Baca juga: Informasi Lengkap tentang Taaruf

Jangan lupa juga untuk memiliki rencana ke depan untuk bersama menjemput rezeki serta pengelolaan pendapatan dan pengeluaran dari kedua belah pihak.

Keterbukaan adalah kunci untuk membicarakan ini. Ini bukan masalah yang tabu, justru akan menjadi kunci berlangsungnya hubungan yang sehat. Banyak orang merasa tabu apabila berbicara mengenai penghasilan, namun akhirnya terjebak dalam keadaan yang tidak baik.

Rezeki itu datang dari mana saja

Ini adalah hal yang paling dasar untuk bisa menjadi dasar berpikir mengenai konsep mapan ini. Bahwa sebenarnya rezeki juga bisa bertambah setelah pernikahan berjalan, asal keduanya mau untuk berusaha. Seperti janji Allah:

โ€œDan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.โ€ (QS. An-Nuur: 32)

Doa-doa Mencapai Kata Mapan

Selain itu, ada beberapa doa yang mungkin bisa kamu pakai untuk mempermudah kamu mencapai mapan yang kamu inginkan tersebut.

Pertama

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุนูู„ู’ู…ู‹ุง ู†ูŽุงููุนู‹ุง ูˆูŽุฑูุฒู’ู‚ู‹ุง ุทูŽูŠูู‘ุจู‹ุง ูˆูŽุนูŽู…ูŽู„ู‹ุง ู…ูุชูŽู‚ูŽุจูŽู‘ู„ู‹ุง

Allahumma innii as-aluka โ€˜ilman naafiโ€™a, wa rizqon thoyyibaa, wa โ€˜amalan mutaqobbalaa.

Artinya:

โ€œYa Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima.โ€ (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322)

Kedua

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงูƒู’ููู†ูู‰ ุจูุญูŽู„ุงูŽู„ููƒูŽ ุนูŽู†ู’ ุญูŽุฑูŽุงู…ููƒูŽ ูˆูŽุฃูŽุบู’ู†ูู†ูู‰ ุจูููŽุถู’ู„ููƒูŽ ุนูŽู…ูŽู‘ู†ู’ ุณููˆูŽุงูƒูŽ

Allahumak-finii bi halaalika โ€˜an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika โ€˜amman siwaak.

Artinya:

โ€œYa Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.โ€ (HR. Tirmidzi no. 3563)

Ketiga

Dalam hadits Ibnu โ€˜Abbas disebutkan doโ€™a duduk antara dua sujud yang dibaca oleh Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam,

ุฑูŽุจูู‘ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ููŠ ุŒ ูˆูŽุงุฑู’ุญูŽู…ู’ู†ููŠ ุŒ ูˆูŽุงุฌู’ุจูุฑู’ู†ููŠ ุŒ ูˆูŽุงุฑู’ููŽุนู’ู†ููŠ ุŒ ูˆูŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ููŠ ุŒ ูˆูŽุงู‡ู’ุฏูู†ููŠ.

โ€œRobbighfirlii warahmnii, wajburnii, warfaโ€™nii, warzuqnii, wahdinii”

(artinya: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku).โ€ (HR. Ahmad 1: 371)

Itu tadi adalah sedikit pembahasan mengenai topik mapan, semoga dapat membantu menambah referensi berpikir kamu kedepannya.

Sumber doa: rumahsyo.com